Three Cute Cherries


Minggu, Desember 11, 2011

ada apa di 12-12-2012

BACA NI,, PENTING !!!!!

INi hanya prediksi saja tapi belum tentu terjadi karena ini terdapat dalam sebuah hadist yang pastinya hadist itu shahih karena tak mungkin nabi mengarang2 cerita tanpa datangnya dari wahyu Allah karena apa yang nabi ucapkan pasti berasal dari wahyu Allah dan kita wajib mengimaninya.... Tapi yang pastinya hanya Allah yang tahu belum pasti prediksi manusia itu tepat k...arena ini berdasarkan ilmiah saja silakan search aja kalo mau lebih jelas jadi jangan disalahpahami ^_^

Coba lihat kalender thnn 2012...
1 Ramadhan pd thn 2012 jatuh pd 20 Juli, yaitu hari Jum'at, jd 3 Agst 2012 b'samaan dgn 15 Ramadan jg pd hari Jum'at.
Sama dgn 1 hadist Nabi muhammad SAW ttg huru-hara besar yg akn tjadi pd tengah malam,pert engahan bln Ramadhan yaitu pd hari Jum'at 15 Ramadhan di bumi ini.
... Huru-hara yg akn mengejutka n semua orang yg sdg tidur...
... ... ... 1 suara yg sangat dahsyat akn kita dgr dr langit, bukan kiamat tetapi huru-hara tsb akn mlenyapkn umat manusia d'atas muka bumi ini s'bnyk 2/3, yg tinggal hny 1/3 saja.
Menurut kajian NASA, pada 21-12-2012
1 planet yg dikenali planet X akanmelintasi bumi.
Adakah kita semua ni tergolong dlm 1/3 itu..?
Adakah peristiwa itu akn tjadi pd 2012..? Hanya ALLAH SWT yg Maha Mengetahui ..
Yang penting kita perbanyaka n ibadah & b'doa agar kita termasuk dlm golongan yg dilindungi Allah SWT, jika mati biarlah kita mati dlm Islam & beriman..
Apa pun, peristiwa itu pasti akn berlaku mengikut hadist Nabi muhammad SAW di bawah:
Dari Nur'aim bin Hammad meriwayatk an dgn sahabatnya bahwa Rasulullah SAW bersabda:"Bila telah muncul suara di bulan Ramadhan, maka akan terjadi huru-hara di bulan itu...".
Kami bertanya: "Suara apakah, ya Rasulullah ..? "
Beliau menjawab: "Suara keras dipertengaha n bulan Ramadhan pada malam Jum'at, akan muncul suara keras yang membangunkan orang tidur, menjadikan orang yang berdiri jatuh terduduk, para gadis keluar dari pingitannya, pada malam Jum'at di tahun terjadinya banyak gempa. Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh pada hari Jum'at, masuklah kalian ke dalam rumah kalian, tutuplah pintu-pintunya, sumbatlah lubang-lubangnya, dan selimutilah diri kalian, sumbatlah telinga2 kalian Jika kalian merasakan adanya suara menggelegar, maka bersujudlah kalian kpd allah SWT.
*ini broadcast da'wah,dan aku sangatbrtrimakas ih pd org yg tlah mbuat broadcast ini.mengin gatkan adlh sbuah kasih trindah*Subhanallah.
Sebarkan kepada UMAT ISLAM MANUSIA >
#copas @kembang anggrek

Jumat, Desember 09, 2011

teh HIJAU yang protectif

Minum teh hijau secara teratur bisa melindungi otak terhadap perkembangan Alzheimer dan bentuk demensia lain, demikian menurut penelitian terbaru oleh para ilmuwan di Universitas Newcastle.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal akademis Phytomedicine, juga menyarankan bahwa obat Cina kuno ini dapat memainkan peran penting dalam melindungi tubuh terhadap kanker.
Dipimpin oleh Dr. Ed Okello, tim Newcastle ingin tahu apakah sifat protektif teh hijau masih aktif begitu teh telah dicerna.
Pencernaan adalah sebuah proses penting yang memberi tubuh kita nutrisi yang kita butuhkan untuk bertahan hidup. Tapi, kata Dr. Okello, meskipun asupan yang masuk ke dalam mulut kita secara umum mengandung sifat yang meningkatkan kesehatan, kita tidak bisa menganggap senyawa tersebut akan bisa terserap oleh tubuh.
“Apa yang benar-benar menarik tentang studi ini, kami menemukan bahwa bila teh hijau dicerna oleh enzim dalam usus, zat kimia yang dihasilkan sebenarnya lebih efektif terhadap pemicu utama pengembangan Alzheimer daripada bentuk teh yang tercerna,” jelas Dr. Okello, yang berbasis di Sekolah Pertanian, Pangan dan Pembangunan Pedesaan di Universitas Newcastle.
“Selain itu, kami juga menemukan bahwa pencernaan senyawa ini memiliki sifat anti-kanker, secara signifikan memperlambat pertumbuhan sel tumor yang kami gunakan dalam percobaan kami.”
Sebagai bagian dari penelitian ini, tim Newcastle bekerjasama dengan Dr. Gordon McDougall dari Group Produk Tanaman Pangan dan Mutu di Skotlandia Crop Research Institute di Dundee, yang mengembangkan teknologi yang mensimulasikan sistem pencernaan manusia.
Hal inilah yang memungkinkan tim riset menganalisis sifat protektif dari produk pencernaan.
Dua senyawa yang diketahui memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit Alzheimer – peroksida hidrogen dan protein yang dikenal sebagai beta-amiloid.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa senyawa yang dikenal sebagai polifenol, terkandung di dalam teh hitam dan hijau, memiliki sifat pelindung saraf, mengikat dengan senyawa beracun dan melindungi sel-sel otak.
Ketika ditelan, polifenol terpecah untuk menghasilkan campuran senyawa dan inilah yang diuji oleh tim Newcastle dalam penelitian terbaru mereka.
“Inilah salah satu alasan mengapa kami harus berhati-hati ketika kami membuat klaim tentang manfaat kesehatan dari berbagai makanan dan suplemen,” jelas Dr. Okello.
“Ada bahan kimia tertentu yang kami tahu akan bermanfaat dan kami bisa mengidentifikasi makanan yang kaya manfaat, namun apa yang terjadi selama proses pencernaan sangat penting untuk mencari tahu apakah makanan ini benar-benar melakukan kegunaannya bagi kita.”
Dengan melakukan percobaan di laboratorium menggunakan model sel tumor, mereka memasukkan sel ini pada konsentrasi yang berbeda-beda dari racun yang berbeda dan senyawa teh hijau yang tercerna.
Dr. Okello menjelaskan, “Bahan kimia tercernanya melindungi sel, mencegah racun dari menghancurkan sel-sel ini.
“Kami juga melihat bahwa mereka mempengaruhi sel-sel kanker, secara signifikan memperlambat pertumbuhan mereka.
“Teh hijau telah digunakan dalam pengobatan tradisional Cina selama berabad-abad dan apa yang kami miliki di sini memberikan bukti ilmiah mengapa hal itu mungkin efektif terhadap beberapa penyakit utama yang kita hadapi saat ini.”
Langkah berikutnya adalah mengetahui apakah senyawa yang bermanfaat ini dihasilkan selama proses pencernaan manusia yang sehat setelah relawan mengkonsumsi polifenol teh. Tim riset ini telah menerima dana dari Biotechnology and Biological Sciences Research Council (BBSRC) untuk penelitian lebih lanjut.
Dr. Okello menambahkan, “Jelas ada banyak faktor yang secara bersamaan memiliki pengaruh terhadap penyakit seperti kanker dan demensia – pola makan yang baik, banyak berolahraga dan gaya hidup sehat, semuanya penting.”

SENYAA BARU MENGOBATI KECANDUAN ROKO

Para peneliti di Klinik Ernest Gallo dan Pusat Penelitian di Universitas California, San Francisco, serta Pfizer Inc, telah menentukan bahwa dua senyawa baru mungkin efektif dalam mengobati ketergantungan alkohol dan nikotin pada saat yang bersamaan.
Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam Neuropsychopharmacology edisi 3 November 2010, para peneliti menunjukkan bahwa konsumsi alkohol pada tikus secara signifikan diturunkan oleh dua senyawa yang ditargetkan ke reseptor asetilkolin neuronal nicotinic (nAChR) subtipe {alpha}3{beta}4*.
nAChRs merupakan protein yang ditemukan di dalam otak dan sistem saraf pusat lebih luas yang memediasi efek zat-zat seperti nikotin. Baru-baru ini studi genetika manusia telah menunjukkan bahwa pengkodean gen subtipe {alpha}{3}beta4* sangat signifikan bagi kerentanan terhadap ketergantungan alkohol dan nikotin.
“Masalah ini telah menerjemahkan temuan-temuan genetik penting dalam pengobatan yang lebih efektif bagi manusia,” kata rekan penulis senior, Selena E. Bartlett, PhD, direktur kelompok Pengembangan Praklinis di Center Gallo. Penulis utama studi ini adalah Susmita Chatterjee, PhD, dari Pusat Gallo.
Pekerjaan telah dilakukan dalam kolaborasi dengan para ilmuwan yang dipimpin oleh rekan-penulis senior, Hans Rollema, PhD, dalam Neuroscience Research Unit di Pfizer Inc
Salah satu senyawa baru, CP-601932, telah dinyatakan aman pada manusia dalam sebuah studi klinis, catat Bartlett. Dia merekomendasikan sebuah studi klinis untuk mengevaluasi efikasi senyawa dan potensi manfaat baik dalam mengobati ketergantungan alkohol dan nikotin.
Senyawa lainnya adalah PF-4575180. Keduanya dikembangkan oleh Pfizer.
“Kecanduan alkohol dan nikotin seringkali diperlakukan sebagai gangguan yang terpisah,” kata Bartlett, “terlepas dari kenyataan bahwa 60 hingga 80 persen peminum berat juga menghisap tembakau. Sangat sedikit strategi yang efektif untuk mengobati gangguan ini secara terpisah, apalagi secara bersamaan. Data kami menunjukkan bahwa dengan menargetkan subtipe nAChR tertentu, dimungkinkan bisa mengobati ketergantungan alkohol dan nikotin dengan satu obat.”
Selagi senyawa memiliki dampak yang signifikan terhadap konsumsi alkohol pada tikus, asupan sukrosa tidak memiliki efek.” Hal ini menunjukkan bahwa tidak seperti obat lainnya yang sudah disetujui untuk penyalahgunaan alkohol, senyawa ini tidak mengganggu sistem pengimbalan alamiah otak dengan cara yang lebih luas,” kata Bartlett.
Rekan penulis dari penelitian ini adalah Pia Steensland dari Institutet Karolinska, Swedia; Jeffrey A. Simms dan Joan Holgate dari Gallo Center, serta Yotam W. Coe, Raymond S. Hurst, Christopher L. Shaffer dan John Lowe dari Pfizer.
Penelitian ini didukung pendanaan dari National Institute of Health, Departemen Pertahanan AS, Negara Bagian California, Yayasan BLANCEFLOR Boncompagni-Ludovisi, Bildt née, Yayasan Swedia-Amerika, dan Insamlingsstiftelsen Hjärnfonden/Yayasan Otak Swedia.
UCSF – afiliasi Klinik Ernest Gallo dan Research Center merupakan salah satu pusat terkemuka di dunia akademis untuk studi dasar biologis gangguan penggunaan substansi dan alkohol. Gallo Center menemukan molekul target potensial untuk pengembangan obat terapeutik yang diperpanjang melalui studi proof-of-concept klinis dan praklinis.
UCSF merupakan universitas terkemuka yang didedikasikan untuk mempromosikan kesehatan di seluruh dunia melalui penelitian biomedis lanjut, tingkat pendidikan sarjana di bidang ilmu pengetahuan dan profesi kesehatan, serta keunggulan dalam perawatan pasien.
Sumber Artikel: New compounds may treat alcohol, cigarette addictions

KIMIA INSTRUMEN

Tahun 1930, kimiawan masih memakai kimiawi basah, atau tabung uji, metode yang berubah sedikit sekali selama ratusan tahun: uji reagan, titrasi, penentuan titik didih dan beku, analisis pembakaran unsur, argumen struktural sintetik dan analitik, dan seterusnya. Diawali dengan laboratorium komersial yang memberikan sebuah sumber daya untuk analisa rutin dan dengan ditemukannya pH meter yang menggantikan indikator kimiawi, kimiawan mulai bertopang pada instrumen fisika dan spesialisasi ketimbang metode kimiawi basah. Instrumen fisika memberikan pandangan yang lebih tajam yang dapat melihat hingga tingkat molekul dan atom.
Prinsip Spektroskopi Raman
Tahun 1910an, J.J. Thomson dan pendampingnya, Francis Aston, telah mengembangkan spektrograf massa untuk mengukur berat atom dan molekul dengan sangat teliti. Ia semakin teliti seiring waktu sehingga pada tahun 1940an, spektrograf massa diubah menjadi spektrometer massa – bukan lagi sebuah mesin untuk berat atom tapi sebuah alat analisis untuk menentukan senyawa rumit yang belum diketahui. Begitu juga dengan sejarah kolorimetri yang panjang. Tahun 1940an, prinsip kolorimetrik diterapkan pada instrumen untuk membuat sejumlah spektrofotometer, mulai dari spektroskopi tampak, inframerah, ultraviolet hingga Raman. Penambahan spektrometer laser dan teknologi komputer memberikan ketelitian lebih dalam lagi sehingga menyediakan alat-alat penting untuk mempelajari kinetik dan mekanisme reaksi.
Spektrophotometer Portabel
Kromatografi, yang dipakai selama bergenerasi untuk memisahkan campuran dan menentukan keberadaan zat target, lebih berkembang lagi, khususnya pada kromatografi gas (GC). Resonansi magnetik nuklir (NMR) yang memakai gelombang radio yang berinteraksi dengan medan magnet untuk mengungkapkan lingkungan kimiawi atom hidrogen dalam sebuah senyawa juga dikembangkan setelah perang dunia kedua. Mesin NMR awal tersedia tahun 1950an; tahun 1960an mereka menjadi tulang punggung analisis kimia organik. Di saat yang sama, kombinasi GC-NMR juga dikembangkan, dan memberikan ahli kimia kemampuan memisahkan dan menganalisa jumlah sampel yang sangat kecil. Tahun 1980an, NMR menjadi dikenal umum, saat teknik ini dipakai untuk kedokteran – walaupun istilahnya diubah menjadi Pencitraan resonansi magnetik (MRI) untuk menghindari kata nuklir yang bercitra negatif.
Prinsip Kromatografi Gas
Banyak lagi metode instrumental yang berkembang seperti resonansi paramagnetik elektron dan difraksi sinar X. Singkatnya, antara tahun 1930 dan 1970, revolusi analitik kimia mengubah arah sains dan mempercepat kemajuannya. Dan kemajuan kimia analitik masih terus berlangsung pada pertiga akhir abad ini.
Referensi
1.      Joseph S. Fruton, Proteins, Enzymes, Genes: The Interplay of Chemistry and Biology (1999),
2.      Alan J. Rocke, Nationalizing Science: Adolphe Wurtz and the Battle for French Chemistry (2001),
3.      John W. Servos, Physical Chemistry from Ostwald to Pauling: The Making of a Science in America (1990),

KIMIA KUNO DAN MODERN

7000 – 6000 BC. Produksi timbal dan tembaga berkembang di Anatolia, Turki
3500 BC. Produksi tembaga dan perunggu menyebar di Timur Tengah
2700 BC. Bukti pembuatan benda besi dari besi meteorit
2500 BC. Berat standar digunakan di Sumeria. Pekerjaan logam lembaran perak dilakukan.
2500 BC. Pembuatan gelas di Mesopotamia.
2000 – 1000 BC. Bangsa Hittite mengembangkan teknologi besi.
1550 BC. Gelas pertama kali dibuat di Mesir.
950 – 500 BC. Zaman Besi pertama di Eropa. Ekstraksi dan pekerjaan besi menyebar bertahap di benua ini.
600 BC. Pertambangan timah di Cornwall. Di China, Lao Tzu menjelaskan filsafatnya, yang disebut Taoisme, dalam Tao Te Ching (Jalan hidup). Alam semesta dilihat sebagai hal-hal yang bertentangan, “yang” sebagai prinsip jantan, positif, panas, dan cahaya, “yin” sebagai prinsip betina, negatif, dingin, dan gelap. Lima unsur, tanah, air, api, logam, dan kayu, diyakini terbentuk akibat pertarungan antara kedua gaya ini. China memproduksi bubuk mesiu dan diduga telah mampu menghasilkan asam nitrat. Di Yunani, teori kalau semua zat dibangkitkan dari satu materi utama, zat tanpa bentuk, diajukan.
580 BC. Teori awal materi diajukan oleh filsuf Yunani, Thales, mengatakan kalau semua benda terbuat dari air.
569 BC. Bukti penggunaan bellow untuk pekerjaan metalurgi di Anacharsis, Scythia.
560 BC. Materi dijelaskan dalam hal dingin, panas, kering, dan basah oleh filsuf Yunani, Anaximander.
Sekarang kita lompat 2556 Tahun!
Masa Sekarang
1996. Peter Armbruster, Sigurd Hofmann dan rekan-rekannya dari Gesellschaft für Schwerionenforschung di Darmstadt, Jerman menemukan unsur ununbium. Ini adalah nama sementaranya.
1998. Fisikawan Rusia, Yuri Oganessian, Vladimir Utyonkov dan rekan-rekannya di Lembaga Bersama Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia, menemukan unsur ununquadium. Ini adalah nama sementaranya.
1999. Ilmuan Amerika, Kenneth Gregorich, Victor Ninov, dan rekan-rekannya di Laboratorium Nasional Berkeley Lawrence di California menemukan unsur ununhexium. Ini nama sementara. Mereka juga mengumumkan kalau mereka telah menemukan ununoctium namun menarik pernyataan tersebut.
2001. Ilmuan di Laboratorium Nasional Brookhaven di New York mengumumkan kalau mereka telah menggunakan sebuah pemercepat partikel untuk menciptakan materi dengan kepadatan tertinggi yang pernah dilihat di Bumi. Dengan menghantamkan inti atom emas pada kecepatan mendekati cahaya, para ilmuan menghasilkan kepadatan lebih dari 20 kali yang ditemukan di inti materi biasa.
2002. Para ilmuan menciptakan molekul yang terdiri dari empat atom nitrogen (molekul nitrogen di udara hanya memiliki dua atom).
2003. Para ilmuan mengembangkan benang yang tersusun dari tabung nano yang lebih keras dari bahan alami atau buatan manapun.
2004. Para ilmuan dari Laboratorium Nasional Livermore Lawrence di California dan Lembaga Bersama Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia, mengumumkan kalau mereka telah menemukan dua unsur kimia baru: ununtrium (113) dan ununpentium (115).
2005. Para kimiawan Jepang dan Amerika mensintesis nikel galium sulfida, yang dapat berperilaku sebagai bahan magnet cair pada suhu mendekati nol mutlak. Teoritikus telah mengajukannya pertama kali pada tahun 1975

CARA SEDERHANA MENCEGAH VIRUS FLU

Antara tahun 1918 dan 1920, sebuah wabah influensa telah melanda dunia, menginfeksi lebih dari seperempat penduduk dunia dan membunuh 50 hingga 100 juta orang.
Jika wabah serupa terjadi saat ini, vaksin mungkin bisa membantu, namun  produksi vaksin dalam jumlah yang memadai seringkali tidak akan tercapai pada waktu yang tepat. Selain itu, rumah sakit kemungkinan akan kewalahan, meninggalkan banyak pasien yang terpaksa harus dirawat oleh anggota keluarga sendiri di rumah.
Dalam situasi itu, intervensi non-farmasi (NPI) menjadi penting untuk meminimalkan penyebaran infeksi, kata Richard Larson dan Stan Finkelstein, anggota Engineering Systems Division (ESD) MIT, yang berupaya mencari solusi dalam mencegah penyebaran flu di antara anggota keluarga dan orang-orang yang tinggal atau bekerja dalam jarak dekat.
“Kami pikir, ‘Mari kita lihat dinamika rumah dan melihat apakah ada langkah-langkah yang cukup murah yang bisa dilakukan untuk merawat orang yang dicintai sekaligus meminimalkan kemungkinan terinfeksi,’” kata Larson, Profesor Sistem Rekayasa Mitsui.
Larson dan Finkelstein, bersama rekan-rekan lainnya, menemukan bahwa langkah-langkah seperti mencuci tangan secara benar, menggunakan masker serta secara strategis mengendalikan suhu kelembaban dan sirkulasi udara, semua ini bisa membantu mengurangi kemungkinan penyebaran flu dari orang yang sakit. Mereka melaporkan temuan mereka ini pada edisi Desember Disaster Medicine and Public Health Preparedness, yang dipublikasikan oleh American Medical Association.
Meskipun rekomendasi mereka berfokus pada pandemi flu, strategi ini juga bisa mencegah penyebaran flu musiman biasa.
Melawan balik flu
Termotivasi oleh kekhawatiran pada strain flu yang berpotensi merugikan seperti H5N1 (flu burung), Larson dan Finkelstein telah mempelajari influenza selama lima tahun terakhir, berfokus pada cara non-medis untuk mencegah penyebaran penyakit. Dalam tulisan terbaru, mereka meninjau 40 studi tentang efektivitas berbagai intervensi non-farmasi dan mengidentifikasi pendekatan yang telah didemonstrasikan untuk mengurangi penularan virus flu.
Virus flu menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara atau bernafas, memancarkan partikel yang mengandung virus. Partikel-partikel tersebut secara langsung dapat kontak dengan orang lain, permukaan mantel yang tersentuh oleh orang lain atau mengapung di udara, di mana pun orang lain bisa menghirupnya.
Untuk mencegah penularan, para peneliti merekomendasikan langkah-langkah berikut:
  • Cuci tangan dengan bersih setelah meninggalkan kamar pasien. Ini artinya, tangan harus digosok dengan sabun dan air atau pembersih tangan berbasis alkohol selama 20 sampai 30 detik, atau jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyanyikan lagu “Happy Birthday” sebanyak dua kali.
  • Memakai masker. Meskipun tidak meyakinkan apakah masker dapat memblokir virus yang berterbangan, “namun ini adalah satu hal yang kami pelajari dari literatur yang kami lihat bahwa orang yang sehat adalah mereka mengenakan masker dan masuk ke ruang perawatan serta menyentuh permukaan yang terinfeksi, masker membuat virus sulit untuk menyentuh hidung dan mulutnya,” kata Finkelstein, yang juga seorang profesor di Harvard Medical School.
  • Instalasi filter udara. Filter high-efficiency particulate air (HEPA) dapat menghapus hampir 98 persen partikel virus. Portabel pemurni udara juga dapat membantu, serta kipas angin penyedot udara yang dipasangkan pada jendela di ruang perawatan.
  • Mengontrol suhu dan kelembaban. Suhu dan tingkat kelembaban yang lebih tinggi dapat membunuh atau menonaktifkan virus.
  • Memasang sinar ultraviolet. Sinar UV adalah pemurni udara portabel yang bersifat antimikroba.
Sudah ada bukti bahwa tindakan-tindakan tersebut dapat mengurangi penularan flu. “Tidak ada yang kontroversial dengan apa yang kami usulkan ini,” kata Larson. “Kontribusi kami secara sistemik melalui beberapa dekade literatur ilmiah dan memilih apa yang kami anggap sebagai potongan kerja yang patut dicontoh dan menempatkan mereka ke dalam sebuah kerangka sistem-rekayasa.”
Meminimalkan resiko
Untuk mengkalkulasi tingkat penyebaran flu, Larson dan Finkelstein mengkalikan jumlah kontak antar-muka yang dialami orang terinfeksi dalam sehari dengan kemungkinan bahwa infeksi akan menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang yang rentan. Angka ini dapat dikurangi baik dengan meminimalkan jumlah kontak yang dialami orang sakit dan dengan mengambil langkah-langkah yang diuraikan dalam makalah ini, tulis para peneliti.
“Hal ini tidak akan mengurangi risiko menjadi nol, dan apakah kami tahu secara ilmiah berapa persentase risiko yang berkurang dengan tindakan ini? Tidak. Tapi kita merasa yakin bahwa tindakan ini penting, jika sebagian besar langkah-langkahnya dilaksanakan,” kata Larson.
Memang dibutuhkan biaya rumah tangga, namun, mengambil langkah-langkah ini adalah lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa, kata para peneliti.
Makalah ini “memberikan bukti kuat bahwa kebersihan dan langkah-langkah pencegahan yang sederhana dapat mengurangi penularan influenza dalam lingkungan rumah,” kata Allison Aiello, seorang profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat University of Michigan. “Semua ini dapat dengan mudah diimplementasikan dalam [rumah tangga atau tempat kerja], namun perlu disebarluaskan bersama dengan pendidikan tentang cara menggunakan langkah-langkah ini secara efektif,” tambah Aiello, yang bukan bagian dari tim peneliti.
Pada bulan Februari nanti, Finkelstein dan Larson berencana untuk bertemu dengan para pejabat Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) untuk menyajikan temuan mereka ini dan mendorong mereka untuk menambahkan langkah-langkah ini ke dalam daftar rekomendasi resmi agensi untuk membantu memerangi flu.
“Ini merupakan investasi yang cukup bagus untuk mengurangi kemungkinan terinfeksi,” kata Larson. “Kami berharap CDC akan memperhatikan dan memanfaatkan ini sebagai bagian dari portofolio edukasi publik Amerika.”

Kamis, Desember 08, 2011

aplikasi sel volta

Sel primer terdiri dari baterai kering dan baterai perak oksida.
1. Baterai kering          
    Baterai Kering  Baterai kering
Baterai kering ditemukan oleh Leclanche yang mendapat hak paten atas penemuan itu pada tahun 1866. Sel Leclanche terdiri atas suatu silinder seng yang berisi pasta dari campuran kawi (MnO2), salmiak (NH4Cl), karbon (C), dan sedikit air. Seng berfungsi sebagai anode sedangkan katode digunakan elektrode inert, yaitu grafit, yang dicelupkan di tengah-tengah pasta. Pasta itu sendiri berfungsi sebagai oksidator. Reaksi-reaksi yang terjadi dalam baterai kering sebenarnya lebih rumit tetapi pada garis besarnya adalah sebagai berikut:
            Anode:    Zn(s)                           Zn2+ (aq) + 2e
            Katode:   2MnO2(s) + 2NH4+ (aq)  + 2e             Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + 2H2O(l)
 
           Zn(s) + 2NH4+ (aq) + 2MnO2(s)        Zn2+ (aq) + Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O(l)
Zn2+ yang terbentuk mengikat NH3 membentuk ion Zn(NH3)4+
           Zn2+(aq) + 4NH3 (aq)            Zn(NH3)4+ (aq)
Potensial satu sel Leclanche adalah 1,5 volt. Sel Leclanche tidak dapat diisi kembali. Baterai kering jenis “alkaline” pada dasarnya sama dengan sel Leclanche tetapi bersifat basa karena menggunakan KOH menggantikan NH4Cl dalam pasta. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:
        Anode: Zn(s) +  2OH- (aq)            Zn(OH)2(s) + 2e
        Katode:  2MnO2(s) + 2H2O(l) +2e              2MnO(OH) (s) + 2OH- (aq)
Potensial dari baterai “alkaline” juga 1,5 volt tetapi baterai ini dapat bertahan lebih lama. Baterai nikel-kadmium merupakan salah satu jenis baterai kering tetapi dapat diisi ulang kembali.
2. Baterai Perak Oksida

Baterai perak oksida
Baterai Perak oksida adalah baterai kecil yang banyak digunakan pada arloji, kalkulator, dan berbagai jenis alat elektronik lainnya. Baterai perak oksida terdiri atas Zn sebagai anode, AgO sebagai katode dan KOH bentuk pasta sebagai elektrolit. Potensial selnya adalah 1,5 volt dan dapat bertahan untuk waktu yang cukup lama. Reaksi elektrodenya adalah sebagai berikut:
        Anode: Zn(s) +  2OH- (aq)            Zn(OH)2(s) + 2e
        Katode:  Ag2O(s) + 2H2O(l) +2e              2Ag(s) + 2OH- (aq)


Sungkyunkwan Scandal


Title: 성균관 스캔들 / Sungkyunkwan Scandal
Chinese Title : 成均馆绯闻
Genre: Period, romance, comedy
Episodes: 20
Broadcast network: KBS2
Broadcast period: 2010-Aug-30 to 2010-Nov-2
Air time: Monday & Tuesday 21:55

Synopsis
Sungkyunkwan Scandal is set in Sungkyunkwan University in the late Joseon era during the reign of King Jeongjo, revolving around the exploits and love stories of four youths. When her younger brother’s illness worsens and their family is in danger of being evicted from their house for lack of money, Kim Yoon Hee enters the school under his name, disguised as a boy in her desperation to support him. There, she becomes friends with the intelligent and upright Lee Sun Joon, the playboy Goo Yong Ha and rebellious Moon Jae Shin.
Cast
Micky Yoochun as Lee Sun Joon
Park Min Young as Kim Yoon Hee
- Bang Joon Seo as young Yoon Hee
Song Joong Ki as Goo Yong Ha
Yoo Ah In as Moon Jae Shin
Seo Hyo Rim as Ha Hyo Eun
Kim Min Seo as Cho Sun
Jun Tae Soo as Ha In Soo
Kang Sung Pil as Im Byung Choon
Kim Dong Yoon as Seol Go Bong
Chae Byung Chan as Kang Moo
Ahn Nae Sang as Jung Yak Yong
Park Geun Soo as Yoo Chang Ik
Kim Ha Kyoon as Choi Shin Mook
Kim Young Bae as Go Jang Bok
Im Young Pil as Ham Choon Ho
Kim Jung Kyoon as Ahn Do Hyun
Jang Se Hyun as Kim Woo Tak
Hwang Chan Woo as Bae Hae Won
Joo Ah Sung as Nam Myung Shik
Lee In as Park Dal Jae
Jo Sung Ha as King Jeongjo
Kim Gab Soo as Left State Minister Lee Jung Moo
Lee Jae Yong as Ha Woo Kyu (Minister of War)
Choi Dong Joon as Moon Geun Soo (Minister of Justice)
Kim Ik Tae as Prime Minister Chae Je Gong
Kim Mi Kyung as Mrs. Jo (Yoon Hee’s mother)
Han Yun as Kim Yoon Shik (Yoon Hee’s brother)
Park Dong Bin as the Minister of War’s steward
Kim Kwang Gyu as Hwang Ga
Ryu Dam as Soon Dol
Sung Hyun Joo as Beo Deul
Im Yoon Jung as Aeng Aeng
Jung Hye Mi as Seom Seom
Lee Min Ho as Bok Soo (petty thief)
Kim Dong Hyun as Bok Dong (page boy)
Park Chul Min as Hanseongbu official
Lee Won Jong as psychic medium (cameo, ep8)
Production Credits
Production Company: Raemongraein
Production Manager: Lee Hyun Wook
Chief Producer: Kwak Ki Won
Producer: Yoo Gun Shik
Director: Kim Won Suk, Hwang In Hyuk
Original writer: Jung Eun Gwol, novels “The Lives of Sungkyunkwan Confucian Scholars 1 & 2”
Screenwriter: Kim Tae Hee
Awards
- 2011 47th Baeksang Arts Awards: Popularity Award (Micky Yoochun)
- 2011 47th Baeksang Arts Awards: New Actor (Micky Yoochun)
- 2010 KBS Drama Awards: Excellence Award, Novella Drama – Actress (Park Min Young)
- 2010 KBS Drama Awards: Newcomer Actor Award (Micky Yoochun)
- 2010 KBS Drama Awards: Popularity Award (Song Joong Ki)
- 2010 KBS Drama Awards: Netizens’ Award (Park Min Young and Micky Yoochun)
- 2010 KBS Drama Awards: Best Couple Award (Park Min Young and Micky Yoochun)
- 2010 KBS Drama Awards: Best Couple Award (Song Joong Ki and Yoo Ah In)
Related Photo
                                                 
Official Site
Trailer
OST – here or here
Watch Online with English subtitle